Permainan tradisional Minangkabau merupakan bagian dari warisan budaya yang memiliki nilai edukatif dan sosial. Permainan ini biasanya dimainkan secara berkelompok dan mengajarkan kebersamaan, kerja sama, serta sportivitas. Ke khasan permainan Tradisional Minangkabau tidak ada yang sipat adu seperti adu kerbau, adu ayam atau tinju, karena bertentangan dengan ajaran adat ABS SBK
Beberapa contoh permainan tradisional Minangkabau antara lain Cak Bur, Sipak Rago, Gasiang, Congklak, Takana Kana, Main Mancik-mancikan, Gasiang, Main Godok, Iyo Ma Iyo Ma, dan sebagianya. Permainan-permainan ini telah dimainkan secara turun-temurun oleh masyarakat Minangkabau.
Selain sebagai hiburan, permainan tradisional juga berfungsi sebagai sarana pendidikan karakter bagi anak-anak. Melalui permainan, anak-anak belajar tentang kejujuran, tanggung jawab, serta pentingnya bekerja sama dengan teman.
Di era modern, permainan tradisional mulai tergeser oleh permainan digital. Oleh karena itu, penting bagi generasi muda untuk mengenal dan melestarikan permainan tradisional sebagai bagian dari identitas budaya.
Dengan mempelajari permainan tradisional Minangkabau, peserta didik diharapkan mampu menjaga dan melestarikan warisan budaya daerah.